UMKM Makanan Resep Sukses di Era Digital

UMKM Makanan: Resep Sukses di Era Digital

Tidak sedikit cerita sukses datang dari pelaku UMKM makanan. Alhasil, banyak orang berbondong-bondong ikut terjun ke ranah bisnis tersebut untuk mengadu peruntungan.

Sayangnya, kebanyakan belum terlalu mengerti apa itu sebenarnya UMKM makanan serta bagaimana cara menjalankannya. Yuk, kenali kiat sukses bisnis UMKM berikut.

Sekilas tentang UMKM Makanan

UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) merupakan istilah yang kian marak terdengar. UMKM merujuk pada usaha ekonomi produktif yang dijalankan oleh perorangan (individu) atau badan usaha dengan ukuran kecil.

Kita mungkin lebih akrab menyebutnya sebagai usaha rumahan. Meskipun skalanya kecil, keberadaan UMKM memiliki kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi, lho. Terlebih lagi, usaha kuliner yang mendominasi.

Mengutip Databoks Katadata, mayoritas usaha atau industri skala mikro-kecil bergerak dalam sektor makanan. Bahkan proporsinya mencapai 36% dari seluruh industri mikro kecil.

Hal tersebut tidak terlepas dari peluang usaha kuliner yang tidak pernah padam. Selain itu, usaha kuliner bisa Anda mulai dengan modal relatif kecil.

Kiat Sukses Jalankan UMKM Makanan

Mau usaha makanan Anda sukses di dunia digital? Coba ikuti beberapa tips berikut ini:

1.Gunakan Desain Kemasan yang Menarik

Penampilan luar menentukan kesan pertama calon pelanggan. Selain itu, tampilan kemasan produk juga menjadi kunci dari identitas bisnis Anda. 

Sebagai contoh, Anda bisa melihat brand ternama punya kemasan ikonik yang bisa dikenali siapa saja.

Maka dari itu, ada baiknya untuk membuat desain kemasan semenarik mungkin. Anda bisa mencoba mengecek tren kemasan yang banyak digandrungi sebagai referensi. Jika memungkinkan, sebaiknya gunakan jasa desain biar lebih profesional.

2. Buat Menu yang Fleksibel

Seenak apapun suatu makanan, kita bakal bosan jika terus menyantapnya. Nah, untuk mencegah pelanggan merasa demikian, Anda sebaiknya menginvestasikan waktu untuk mengembangkan produk dan membuat beberapa variasi.

Misalnya, ada produk baru menjelang momen tertentu seperti Hari Valentine dan perayaan lebaran.

3. Pembukuan yang Baik

Melakukan penghitungan untuk UMKM makanan punya tantangan tersendiri. Apalagi jika Anda menawarkan banyak variasi produk baru pada setiap event spesial. 

Idealnya, pembukuan usaha kuliner dilakukan secara harian. Dengan begitu, Anda bisa melakukan penghitungan pemasukan dan pengeluaran dengan akurat. Hal ini dapat memudahkan ketika menghadapi fluktuasi harga bahan.

Baca juga: Simak Fitur Aplikasi Pembukuan Warung dari BIJE – BIJE

4. Manfaatkan Media Sosial dengan Maksimal

Media sosial (medsos) sekarang jadi tempat favorit kebanyakan orang untuk menghabiskan waktu luang. Bahkan, menurut studi dari We Are Social, tingkat penetrasi dari pengguna medsos yang aktif mencapai 42% dari populasi dunia secara total.

Artinya, terdapat peluang besar untuk mempromosikan dan memasarkan produk lewat medsos. 

Maka Anda sebaiknya memanfaatkan peluang tersebut dengan gencar promosi menggunakan medsos. Bisa lewat Instagram, Twitter, Facebook, atau medsos lainnya.

Tidak kalah penting lagi adalah melakukan manajemen stok dengan baik. Jangan sampai pelanggan kecewa gara-gara memesan produk tapi ternyata stok sudah habis, ya.

Itulah beberapa kiat menjalankan UMKM makanan. Yuk, dapatkan segudang kemudahan pengelolaan keuangan bersama BIJE. Pengelolaan keuangan yang baik merupakan kunci penting kelancaran bisnis, lho.