Cara Menghitung Laba Rugi Toko Kelontong dengan Mudah

Cara Menghitung Laba Rugi Toko Kelontong dengan Mudah

Sebagai pelaku bisnis, seperti bisnis toko kelontong pun harus bisa menghitung laba rugi warung kelontong. Dengan mengetahui laba rugi, maka Anda sebagai pelaku bisnis bisa mengevaluasi usaha, dan memperbaiki strategi mengembangkan usaha jika terjadi kerugian.

Cara menghitung laba rugi toko kelontong bukanlah hal yang sulit. Tapi mungkin memang ada yang belum mengetahui caranya. Nah, pada kesempatan kali ini akan memberikan informasi seputar caranya, langsung saja simak ulasan berikut ini.

Cara Menghitung Laba Rugi Toko Kelontong

Berbagai cara dilakukan agar bisnis bisa berkembang dan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. Salah satu cara meningkatkan penjualan adalah dengan evaluasi. Agar dapat mengevaluasi dengan maksimal, jelas perlu mengetahui laba dan kerugian.

Dengan mengetahuinya, maka dapat mengevaluasi bisnis agar lebih berkembang, dan bisa mencari cara paling tepat untuk mengatasi kerugian. Jika, Anda sebagai pemilik bisnis warung kelontong belum mengetahui cara menghitung laba rugi toko kelontong, maka inilah caranya.

1. Catat Seluruh Modal

Cara menghitungnya adalah bisa mencatat secara detail modal usaha yang diperlukan. Catat modal dengan rincian, seperti mencatat nama barang, harganya, dan tempat membelinya atau supplier.

Setelah mencatat jumlah keseluruhan modal, bisa kurangi pemasukan dengan jumlah modal. Jika ingin mencari laba dalam sebulan, tentunya dapat kurangi pemasukan sebulan dengan modal sebulan.

2. Membandingkan dengan Biaya Pengeluaran

Selanjutnya cara menghitung laba rugi toko kelontong adalah dengan membandingkan dengan pengeluaran yang dilakukan. Setelah selesai menghitung laba, bisa melihat catatan pengeluaran.

Pengeluaran termasuk biaya sewa tempat jika memang menyewa, gaji karyawan jika menggunakan karyawan, dan pengeluaran lainnya.

Silahkan bandingkan total pengeluaran dengan pendapatan yang diperoleh. Jika pengeluaran lebih besar dari pemasukan, maka bisa dikatakan bisnis rugi. Tapi jika lebih rendah, bisa dikatakan bisnis mengalami keuntungan.

3. Mencatat Stok Barang

Laba serta kerugian bisa diketahui jika mengetahui jumlah stok barang. Pemilik usaha bisa mencatat jumlah stok barang awal, dan sisa stok barang.

Cara mengetahui laba menggunakan jumlah stok barang adalah bisa mengurangi jumlah stok awal dengan sisa stok. Lalu jumlahkan total harga barang dari jumlah barang yang terjual.

Misal, stok gula awalnya 30, lalu selama seminggu sisa 20. Maka dalam seminggu ada 10 gula yang terjual. Sekarang tinggal jumlah seluruh harga 10 gula. Jika 1 gula harganya 10 ribu, dengan keuntungan 1 gula adalah seribu, maka 10 x 1000 = 1000. Jadi, Anda mendapatkan laba 1000 dari 10 gula yang terjual selama 1 minggu.

Kesimpulan

Sebagai pemilik bisnis, termasuk bisnis warung kelontong, Anda harus bisa menghitung laba serta keuntungan toko. Hal ini dilakukan agar bisa melakukan langkah tepat untuk memajukan usaha. Seperti jika mengetahui adanya kerugian, maka bisa mencari strategi yang tepat untuk mengatasi kerugian tersebut.

Jadi jangan sepelekan pencatatan laba rugi. Cara menghitung laba rugi toko kelontong adalah dengan mencatat seluruh modal dan pemasukan, mencatat pengeluaran, dan mencatat seluruh stok barang.

BIJE menawarkan layanan manajemen warung yang komprehensif, memudahkan pengelolaan penjualan, pembelian, dan stok dengan efisien. Dengan BIJE, pengguna dapat meningkatkan penjualan dan penghasilan mereka melalui fitur-fitur seperti Saran Belanja yang memudahkan dalam pemilihan produk, Ide Jualan & Promo yang meningkatkan daya tarik warung, serta Pemesanan Otomatis yang menghilangkan kerumitan dalam pengadaan barang. BIJE juga menyediakan dukungan penuh untuk segala kebutuhan pengelolaan toko, menjadikannya asisten setia yang siap membantu di setiap aspek. Mulailah meningkatkan keuntungan warung Anda dengan BIJE dan nikmati kemudahan dalam mengelola usaha.